Friday, October 14, 2011

My UGRAD (Global Undergraduate Exchange Program) Experience

Beasiswa oh beasiswa...
Kenapa sulit banget ya buat diraih? 
Bagi pembaca yang pernah ikut program beasiswa baik dalam atau luar negeri pasti tau rasanya. Mau dapetin sesuatu yang gratis itu emang nggak gampang dan pada prinsipnya TIDAK ADA YANG GRATIS DI DUNIA INI. Jadi kalau ada tawaran beasiswa bukan artinya ada dermawan yang mau ngasih kamu uang dengan cuma-cuma. Untuk mendapatkannya, kamu harus bisa memenuhi "kepentingan" pihak-pihak pemberi beasiswa tersebut. Aku memang baru 2 kali ikut program beasiswa yang semuanya gagal. Hehe. Tapi itu cukup memberiku pengalaman berharga, terutama saat tahun lalu aku ikut program "Global Undergraduate Exchange Program 2011-2012" yang diselenggarakan oleh AMINEF. Mungkin bagi kalian
yang udah lama bergelut dalam dunia beasiswa akan sangat familiar dengan lembaga "dermawan" ini. Ya, AMINEF adalah kepanjangan dari "The American Indonesian Exchange Foundation", sebuah lembaga non-profit antar dua negara (Indonesia-Amerika) yang mengelola Program Fullbright di Indonesia. AMINEF didirikan sejak 19 tahun lalu, tepatnya tahun 1992. Dari sekian banyak program yang ditawarkan oleh AMINEF, UGRAD-lah yang menjadi kelinci percobaanku. Hoho
Saat pertama kali aku mengikuti program ini, sama sekali tak terbesit dalam pikiranku akan terpilih. Namun alhamdulillah aku lolos administrasi dan dipanggil untuk melakukan seleksi proses selanjutnya yaitu wawancara. Ini pertama kalinya aku mendapat panggilan untuk wawancara. Segala hal telah aku persiapkan. Browsing tekhnik-tekhnik menjawab pertanyaan pun telah aku pelajari. Tapi pas hari H, semuanya buyar. Aku grogi, apalagi setelah ketemu calon penerima beasiswa lainnya. Dalam hatiku, "Gila...ni orang-orang udah pada berpengalaman banget! It seemed I was just a teenie tiny part of greatest students on the Earth!" Aku mencoba menenangkan diri, masuk ke perpustakaannya dan nyari-nyari buku tentang daftar universitas di Amrik. Disitu aku dapet pelajaran baru, cari referensi tentang universitas yang menyediakan jurusan yang kamu ingin ambil. Kalo kamu ditanyain, kamu seenggaknya udah punya referensi dan nggak keliatan setengah-setengah niatnya..
Kemudian aku kembali ke antrian dan berkenalan dengan beberapa calon penerima beasiswa lainnya. Sial...makin nggak PeDe aja aku! Ada yang TOEFL-nya nyampe 600! Alamak....disitu aku menyadari bahwa peluangku nggak akan sebesar keinginanku. Sudah pasrah aja deh saat itu. Dan...tibalah saat yang ditunggu-tunggu, yaitu WAWANCARA! Namaku dipanggil dan aku pun berjalan memasuki sebuah ruangan yang cukup luas tapi sangat tidak membuatku tenang. Saat itu aku dihadapkan dengan 4 juri yang aku yakin orang-orang hebat. 2 juri berasal dari Indonesia dan 2 orang dari Amerika. Seperti formasi wawancara pada umumnya, dikisahkan ada yang jadi Angel dan ada yang jadi Demon. Si Angel akan menanyakanmu dengan cara yang lembut dan tatapan yang hangat. Sedangkan si Demon akan menatapmu dengan tatapan dingin dan sangat jutek. Yang ditanyain sih sebenernya standar, seperti:
- tentang mata kuliah yang pengen kamu ambil, 

- pekerjaan yang mau kamu lakukan setelah wisuda, 
- kenapa kamu pilih Amerika,
- apa yang akan kamu lakukan untuk mempromosikan Indonesia,
- apa talenta kamu,
- apa masalah/tantangan terbesarmu saat berada dalam lingkungan baru,
- bagaimana kamu menyelesaikan tantangan/masalah tersebut,
dan sebagainya...
Tapi yang perlu dicatat, bagian terpenting dalam wawancara ini adalah program/jurusan yang akan kamu ambil di Amerika nanti. Kamu harus stand for something, jangan terkesan kurang yakin akan mengambil jurusan tersebut. Pokoknya harus yakin seyakin-yakinnya. Sebaiknya kamu melakukan browsing atau banyak bertanya sama orang-orang yang punya pengetahuan dalam bidang perkuliahan yang akan kamu ambil itu. Soalnya kalau jawabanmu nggak tetap dan terkesan masih bingung, aku yakin kamu akan mengalami hal yang sama seperti aku (lebih jelasnya DITOLAK!)
Oke. Kayaknya ini cukup menjadi pelajaran berharga untukku. Supaya lebih berarti, aku ingin berbagi pengalaman ini sama adik-adik yang berniat ikut program beasiswa UGRAD atau mungkin sama yang udah dipanggil untuk interview. Semoga berhasil! Dan jangan lupa untuk selalu berbagi, baik pengalaman dari sebuah kegagalan maupun pengalaman dari sebuiah keberhasilan ;)

"Applying for a scholarship is not about winning or losing, but it's about gaining new and valuable experiences. Don't let your fear striking you from trying" -- deChaBee




23 comments:

  1. hey dechabee, mau nanya dong.
    untuk melengkapi kelengkapan yang diminta agar lolos seleksi berkas ada sarannya ga?
    ijazah dan skhun dilegalisir kah?
    kan diminta berkas original and 2 copies. itu maksudnya fotokopi atau di print lagi?
    bisa minta contoh essaynya? terima kasih, Tuhan berkati :)

    ReplyDelete
  2. sama dong! minta kyak diatas.
    trus ijazah di translate ga sih??

    ReplyDelete
  3. Halo sahabat-sahabatku...!
    Untuk melengkapi kelengkapan agar lolos seleksi berkas kamu coba kasih supporting document yg banyak aja. Trus surat rekomendasi usahakan dari orang-orang yang memang punya pengaruh kuat, supaya bisa lolos ;)
    Ijazah dan SKHU perlu dilegalisir tapi nggak usah di-translate. Pake yang ada aja ;)
    yang 2 copies maksudnya difotokopi aja. Tapi kalo mau di print lagi juga boleh ;)
    Wah, maap ya kalau soal essay nggak bisa aku kasih. hehe
    Yang penting di essay kamu itu ikutin aturan/pertanyaan2 yang dikasih aja. Ohya, jangan lupa harus bener2 yakin milih jurusannya ya!

    Semoga sukses buat semuanya! :)

    ReplyDelete
  4. wah ketemu blog ini. membantu banget :)
    aku uda kirim aplikasi ke aminef buat global ugrad 2012. kira2 pengumuman wawancaranya kapan sih? hehehe
    trus kamu di wawancara berapa lama? hehehe
    moga2 keterima deh haha :)

    ReplyDelete
  5. sis, ada saran ga buat menangin beasiswa ini?
    saran buat interviewnya juga.
    aq uda nyerahin formnya tadi.

    ReplyDelete
  6. thank you dechabee atas bantuannya :)

    ReplyDelete
  7. Hai dechabee pengalamn kamu luar biasa sekali :) Bisa lolos seleksi berkas itu adalah penghargaan yang luar biasa :) Saya igin bertnya, dulu junlah yang diterima untuk interview brp orang ya? Terimakasih :)

    ReplyDelete
  8. halo dechabee terima kasih sharing pengalamannya. cuma mau tanya pengumuman kelolosan seleksi berkas untuk wawancara itu berapa lama setelah deadline aplikasinya? lalu berapa banyak yang dipanggil untuk wawancara? terima kasih...

    ReplyDelete
  9. Halo again sobat2ku!
    Maaf baru bisa ngerespon....

    Pengumuman yang keterima mungkin sekitar akhir November atau awal Desember. Dulu aku dapet pengumumannya tanggal 2 Desember. Wawancaranya cuma sekitar 15-30 menitan. Nggak lama kok..
    Kalau soal berapa banyak yang keterima aku juga kurang tau, tapi kalau nggak salah tahun lalu ada sekitar 20-an orang dari seluruh Indonesia yang dipanggil ke Jakarta untuk wawancara :)

    Oke kalau ada yang bisa aku bantu, silahkan hubungi facebook aku aja ya, soalnya aku nggak tiap hari buka blog :p

    Semoga sukses buat semuanya! :)

    ReplyDelete
  10. dechabee, pengumuman lolos seleksi berkas itu via apa? terima kasih.

    ReplyDelete
  11. hi, maaf cuma mau berbagi cerita dari pengalaman I. I kanditdat dari bengkulu untuk program UGRAD tahun lalu.kalau application, yang penting memenuhi semua persyaratan, dan kalau interview, memang benar kata dechabee, kita udah persiapin semuanya, trus udah dsanabuyar semua. n teman-teman dari propinsi lainnya semua dari English Department, dan sy dari akuntansi. sempat minder jg sih, karena toefl mereka bgus2 smua. n ktika masuk ruangan itu, bener2 nervous . ada 2 yang baik, n ada 2 yang buat ngeselin. klo sran I sih, coba relax aja, pahami essay yang km kirim, karena mereka tanya essay jg, dan yakinkan mereka kalau kamu bener2 butuh belajar ke US untuk masa depan mu. ddan mereka juga tanya ttg keseharian mu. e, klo dari tmn teman yang lain, mere bilang kita harus bisa bw suasana, joke , spy interviewnya ngak tegang. ada cewek dari medan, bisa membuat semua juri terbahak2..haha..sekian, dan terima kasih

    ReplyDelete
  12. hwaa it helps me so much.. thank you

    ReplyDelete
  13. nama fb nya apa ??
    ntar bisa ngobrol lewat fb aja .
    :)

    ReplyDelete
  14. Kalau ada yang pengen ditanyain, silahkan kontak ke www.facebook.com/valentinasdiary aja ;)

    Cheers!

    -decha-

    ReplyDelete
  15. Halo Dechabee salam kenal ya..nice sharing :)

    Aku boleh tanya-tanya lagi gak tentang aplikasi UGRAD, aku berminat ikut untuk program 2013...aku add ya FB-nya...
    Tolong dikonfirm.. Thanks a lot :)

    ReplyDelete
  16. dechabee, mau tanya dunk.
    kalau ini maksudnya apa yah?
    'Please affix two photocopies of a Passport-size (2 x 2 inches) photograph here. Please use photocopies, not original pictures.'
    aku masih belum paham. apa itu berarti foto kita yang di poto copy atau foto yang di passport kita di poto copy?
    mohon penjelasannya...

    ReplyDelete
  17. Itu maksudnya fotokopi foto seukuran paspor, bukan fotokopi foto yang di paspor ;)

    ReplyDelete
  18. Salam kenal,
    bolah minta contoh pengisian formulirnya nggak??
    mohon balasannya..
    makasih..=)

    ReplyDelete
  19. Halo dechabee salam kenal,
    Postingan km sangat membantu sekali :D
    Iya nih sama,boleh minta contoh pengisian formulir-nya? :)
    Thanks a lot ^^

    ReplyDelete
  20. Halo Jebenzomooi and Anonymous...
    salam kenal juga..makasii udah sempat mampir dan baca postinganku ;)
    Tapi maaf banget, formulirku g ada copy-annya, soalnya dulu aku pakai tulisan tangan. Maaf ya g bs membantu temen-temen :(

    ReplyDelete
  21. Hallo:) ingin nanya, kalau program ini sampai tahun ini masih jalan?

    ReplyDelete
  22. Halo juga :)
    Setahuku masih..coba rajin-rajin buka situs Aminef ya ;)
    Semoga sukses!

    ReplyDelete
  23. Hi kak aku mau tanya, kira2 akreditasi kampus di lihat juga sebagai persyaratan penerimaan beasiswa gak ya? Thanks in advance!

    ReplyDelete